August 13, 2022

Sejarah As Roma

4 min read
As Roma

3dcgstore.com – Sejarah As Roma. Berikut adalah artikel tentang Sejarah As Roma.
Roma didirikan pada musim panas 1927 oleh Italo Foschi dengan menggabungkan 3 klub sepak bola dari kota Roma, Italia, yaitu Roman FC, SS Alba-Audace dan Fortitudo-Pro Roma SGS. Alasan penggabungan ketiga klub ini adalah untuk membentuk klub sepak bola yang kuat untuk menjadi saingan klub sepak bola Italia Utara. Namun dari penggabungan ini, ada satu klub di kota Roma yang tidak bergabung saat itu, yaitu Lazio karena campur tangan Jenderal Vaccaro, anggota klub dan eksekutif Federasi Sepak Bola Italia.

Bayern munich dan Sejarah Napoli. Klub ini memainkan musim paling awal di stadion Motovelodromo Appio, sebelum akhirnya menetap di Campo Testaccio pada November 1929. Awal yang baik untuk musim di mana Roma berhasil menempati posisi ‘runner up’ di bawah Juventus pada musim 1930-1931. Kapten Attilio Ferraris bersama dengan Guido Masetti, Fulvio Bernardini dan Rodolfo Volk adalah pemain yang sangat penting selama periode ini.

Hingga saat ini satu-satunya kejuaraan antarklub Eropa yang pernah diraih AS Roma adalah Inter-Cities Fairs Cup periode 1960-1961 yang merupakan cikal bakal kejuaraan UEFA Europa League. Ironisnya, kompetisi Inter-Cities Fairs Cup saat itu tidak diselenggarakan oleh UEFA, sehingga UEFA tidak menganggap rekor klub juara di Inter-Cities Fairs Cup termasuk AS Roma sebagai bagian dari rekor Eropa mereka.

PERIODE MILLENNIUM & KEBANGKITAN

See also  Sejarah Watford FC dan Sejarah PSM Makassar

Roma kembali bersemangat di tahun 2000-an, dekade dimulai dengan perombakan besar-besaran dengan memenangkan Scudetto ketiga mereka di musim 2000-01, ketika Scudetto dimenangkan pada hari terakhir musim dengan mengalahkan Parma 3-1 dan di depan Juventus oleh dua poin. Kapten Roma, Francesco Totti adalah pemain yang berkontribusi besar dalam kemenangan dan dia akan menjadi salah satu pahlawan utama dalam sejarah AS Roma. Pemain penting lainnya yang membantu AS Roma meraih Scudetto ketiga termasuk Aldair, Cafu, Gabriel Batistuta dan Vincenzo Montella.

WARNA, SIMBOL & NAMA PANGGILAN

Warna pada logo AS Roma adalah merah marun dengan lis kuning keemasan yang melambangkan warna khas Kota Abadi (Roma), pada pakaian resmi Pemerintah Roma juga memiliki warna yang sama. Emas mewakili Tuhan dalam Katolik Roma, sementara merah marun mewakili martabat kekaisaran.

Logo itu sendiri awalnya dipakai oleh Roman Football Club, salah satu dari tiga klub yang bergabung untuk membentuk inkarnasinya pada tahun 1927. Karena warna yang mereka kenakan, Roma sering dijuluki i Giallorossi yang berarti merah-kuning.

Logo lama AS Roma (1998-2013)

Mungkin karena pasar pemasaran modern, dalam beberapa tahun terakhir lis kuning keemasan diganti dengan oranye yang dipadukan dengan merah marun. Julukan populer lainnya adalah I Lupi (serigala), Serigala selalu muncul di lencana AS Roma dalam berbagai bentuk sepanjang sejarah mereka. Saat ini lambang tim adalah yang digunakan saat klub pertama kali didirikan. Ini menggambarkan serigala betina dengan dua bayi kembar, Romulus dan Remus, yang menggambarkan mitos berdirinya Kota Roma.

See also  Sejarah Bayern munich dan Sejarah Napoli

Stadio Olimpico Rome adalah sebuah stadion yang terletak di Roma, Italia. Stadion ini memiliki kapasitas 82.307 kursi. Stadion ini merupakan kandang dari klub sepak bola S.S. Lazio dan AS Roma.

Italia telah menjadi tuan rumah Piala Dunia dua kali. Pertama, pada tahun 1934, Piala Dunia diadakan di Stadion Del PFN, dan yang kedua yaitu final Piala Dunia 1990 di stadion ini. Stadion ini juga menjadi saksi sejarah kegagalan tim AS Roma meraih gengsi melalui final melawan Liverpool pada 1984. Pada Juni 2001, jutaan miliar dolar disuntikkan untuk renovasi stadion.

SEJARAH

Stadion ini masih berdiri megah di Kompleks Olahraga Foro Italico di kaki bukit Monte Mario. Stadion ini merupakan peninggalan bersejarah ketika kaum fasis berkuasa atas nama Benito Mussolini saat itu. Awalnya, stadion ini dibangun atas perintah Mussolini sebagai stadion Partai Fasis Nasional (Stadio dell Partido Nazionale Fascista) untuk menyambut Olimpiade 1944. Ini bisa dibilang hasil inspirasi Adolf Hitler ketika membangun stadion Olimpiade Berlin 1936 sebagai propaganda politik.

Pecahnya Perang Dunia Kedua menghancurkan harapan Roma menjadi tuan rumah Olimpiade 1944, tetapi stadion itu akhirnya digunakan pada Olimpiade 1960. Sejak itu, selain menjadi tuan rumah kejuaraan atletik dunia 1987, sebagian besar stadion telah digunakan untuk pertandingan sepak bola. Stadion Olimpiade berturut-turut menjadi tuan rumah putaran final Piala Dunia 1990, kejuaraan Eropa 1968 dan 1980, serta final Kejuaraan Klub Eropa 1977, 1984 dan 1996, serta pertandingan internasional lainnya yang tak terhitung jumlahnya. Namun untuk saat ini, Roma dan Lazio yang telah menggunakan stadion selama setengah abad mulai tahun 1953, terpaksa melupakan nostalgia nilai sejarah. Keinginan untuk mempertahankan stadion muncul pertama kali pada tahun 2000. Tekanan dari presiden Lazio Sergio Cragnotti dan presiden AS Roma Franco Sensi karena kesulitan keuangan, membuat keinginan untuk memiliki stadion semakin kuat.

See also  Sejarah Leicester City

Denah Lantai Stadion Olimpico Stadion

Sementara itu, pemerintah Italia menginginkan semua stadion yang digunakan untuk Piala Dunia 1990 diprivatisasi. Namun, untuk melakukan privatisasi jelas bukan hal yang mudah dan bisa memakan waktu lama karena membutuhkan perangkat hukum. “Saya selalu mendukung konsep privatisasi. Saya yakin ini hanya masalah waktu,” kata Carraro, yang menjabat sebagai presiden Serie A selama 10 tahun sebelum berubah menjadi federasi. Carraro menyatakan keyakinannya bahwa rencana itu akan didukung oleh Presiden CONI Gianni Petrucci dan Wali Kota Roma Walter Veltroni, yang awalnya skeptis. Saat ini, tidak ada satu pun ibu kota Eropa yang tidak memiliki klub divisi satu dan sulit membayangkan jika rakyat Roma akan mendapatkan Stadion Olimpiade yang kosong jika AS Roma dan Lazio benar-benar meninggalkan kota tersebut.